Search here and hit enter....

Sering Mengganggu, Beginilah Cara Mengatasi Kesemutan

advertise here

Kesemutan adalah posisi di saat terdapat penekanan peredaran darah dengan waktu yang cukup lama. Rasa seperti mati rasa, ditusuk jarum, atau seperti tersetrum bisa dirasakan di anggota tubuh mana pun dan seringnya adalah pada bagian tangan atau kaki. Atau hal ini juga bisa disebabkan karena dehidrasi yaitu kurangnya cairan dalam tubuh.

Sering Mengganggu, Beginilah  Cara Mengatasi Kesemutan

Menurut The National Institute of Neurological Disorder and Stroke, bahwa kesemutan seperti ini banyak disebabkan saat duduk terlalu lama atau pada saat posisi tidur. Karena saat tidur kesadaran dan kendali kita rendah, sehingga tidak pernah menyadari posisi tubuh kita seperti apa. Apalagi apabila sudah dalam keadaan terlelap. Sehingga pada saat bangun, seseorang tersebut baru merasakan kesemutan yang menyerangnya. Kesemutan jenis ini disebut dengan parestesia temporer atau kesemutan sementara. Berbeda dengan parestesia kronis atau kesemutan yang terus berlanjut kemudian menjadi fatal, dapat disebabkan karena gangguan saraf, diabetes, kekurangan vitamin B, keracunan yang tertimbun dalam tubuh, atau bahkan infeksi.

Tentu saja hal ini sangat mengganggu aktivitas keseharian kita, bukan? Aktivitas yang seharusnya dapat berjalan dengan lancar, namun ketika mengalami kesemutan pasti kita berhenti sejenak untuk menghilangkan rasa ngilu dan juga karena gerak tubuh melambat sehingga lemas dan serasa tidak memiliki pondasi.

Dilansir dari Idntimes, ada beberapa hal yang dapat mengatasi rentannya merasakan kesemutan. Yuk, kita simak.

Meminum air jahe. Karena merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki sifat anti-inflamasi atau peradangan yang mampu membantu meningkatkan pergerakan akibat nyeri kronis. Jahe sebagian masyarakat yang masih menggunakan konsep tradisional, dipercaya mampu mengurangi kesemutan serta meningkatkan suplai darah. Selain menghangatkan, jahe juga mampu menstimulasi sistem saraf dalam tubuh.

Mengonsumsi kunyit. Kunyit sebagai obat herbal dipercaya memiliki sifat anti inflamasi. Kunyit mampu mengurangi kesemutan atau bahkan rematik. Selain itu, kunyit juga mampu menstabilkan kadar gula darah yang berada di dalam tubuh. Saat kamu rutin meminum air, maka secara perlahan rasa kesemutan yang sering dirasakan bisa saja hilang.

Kompres dengan air hangat. Jika terus merasakan kesemutan, ada baiknya bagian yang kesemutan tersebut dikompres dengan air panas selama 5-7 menit. Selain itu, jika memang diperlukan, disarankan mandi dengan air hangat untuk merasakan sensasi nyaman. Selain itu, dengan air hangat mampu membuat kamu merasa relaksasi yang lebih nyaman dan menenangkan.

Konsumsi vitamin B. Ternyata, kurangnya vitamin B dapat menyebabkan kesemutan terutama vitamin B1, B2 dan B12. Disarankan untuk mengonsumsi makanan seperti ikan, susu, keju, telur, oatmeal serta makanan kaya vitamin B yang lainnya.

Olahraga. Olahraga yang rutin dapat meningkatkan suplai darah dalam tubuh. Berolahragalah seperti berlari kecil, berenang, atau bersepeda. Untuk yang lebih praktis, bisa dilakukan dengan lari setiap pagi mengelilingi kompleks rumah. Selain mengatasi kesemutan, olahraga pun sangat diperlukan untuk mengontrol kadar gula dalam tubuh kita.

Perbanyak konsumsi magnesium. Magnesium tersebut dapat berupa sayuran hijau, kacang, alpukat, ataupun pisang. Dengan konsumsi magnesium dapat mencegah kerusakan saraf dan meningkatkan suplai darah dalam tubuh.

Menghindari asap rokok. Rokok sangat berdampak besar bagi kesehatan kita selain mengalami kesemutan. Penyakit lain dapat dengan mudah menyerang kita, karena dapat menghambat sirkulasi dalam tubuh serta mengganggu pernapasan kita. Maka dari itu, hindari asap rokok serta berhenti candu jika kamu merupakan perokok.

Nah, itulah cara hidup sehat untuk mengatasi kesemutan. Selain mengatasi kesemutan, dengan pola hidup seperti di atas dapat mencegah tubuh kita serta memiliki proteksi tubuh agar terhindar dari penyakit yang lain. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Jangan lupa diterapkan, ya!
Advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()